beberapa media yang dapat digunakan untuk penanaman adenium antara lain
HargaPaket Isi Media Import terbaru - Jika Anda ingin membeli Paket Isi Media Import namun masih bingung dengan harga yang ditawarkan, berikut ini adalah daftar harga Paket Isi Media Import murah terbaru yang bersumber dari beberapa toko online Indonesia. Anda bisa mencari produk ini di Toko Online yang mungkin jual Paket Isi Media Import.
BeliMedia Tanam Adenium berkualitas harga murah Juli 2022 di Tokopedia! ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Kurir Instan ∙ Bebas Ongkir ∙ Cicilan 0%. Katalog pilihan untuk produk Media Tanam Adenium di Tokopedia juga lengkap dari berbagai macam varian yang bisa anda lihat terlebih dahulu review terbaru dari pembeli. Harga: media tanam
Tanamanadenium ini sebaiknya tidak ditanam mengunakan tanah liat, tanah merah atau sejenisnya dengan daya ikat tinggi. Media yang tepat diantaranya pasir, sekam, sekam bakar, coco peat, tanah arang, tanah bakar, akar pakis, pupuk kandang dan lain-lain. Menurut beberapa leteratur media yang cocok pH (keasamanya) antara 5,5-6,5.
HargaGrow All Media Tanam terbaru - Jika Anda ingin membeli Grow All Media Tanam namun masih bingung dengan harga yang ditawarkan, berikut ini adalah daftar harga Grow All Media Tanam murah terbaru yang bersumber dari beberapa toko online Indonesia. Anda bisa mencari produk ini di Toko Online yang mungkin jual Grow All Media Tanam.
Untukmenanam bunga adenium, biasanya sekam bakar akan dicampurkan dengan bahan lain seperti pasir malang, kompos, sekam mentah, atau batu apung. Dalam cara menanam bunga adenium dengan media sekam bakar, ada beberapa komposisi media tanam berbahan sekam bakar yang bisa digunakan. Perbandingan dari pasir malang, sekam bakar, sekam
Mon Mec Est Inscrit Sur Un Site De Rencontre. Cara menanam Adenium itu sebenarnya mudah loh. Yang terpenting adalah memahami tekniknya dengan baik. Peralatan yang dibutuhkan pun tidak rumit, sehingga akan mudah buat kamu mempraktekannya di rumah nanti. Tema ini merupakan salah satu topik pembahasan yang banyak ditanyakan oleh para Ademania, khususnya yang masih pemula. Mungkin sebagian di antara kamu ada yang sudah pernah mencoba, namun belum membuahkan hasil yang diharapkan juga. Sejatinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menanam Adenium. Kamu bisa menanamnya dari biji, menggunakan teknik stek batang, atau metode-metode lainnya. Semua metode yang bisa dilakukan, tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Misal jika menanam Adenium dari biji, tanaman yang tumbuh akan relatif lebih sehat dan kuat, serta memiliki bonggol yang baik. Sayangnya teknik ini membutuhkan proses yang lama, karena pertumbuhan sukulen seperti Adenium relatif lambat. Jika ingin lebih cepat, kamu bisa menggunakan teknik stek batang. Dari batang yang ditancapkan, nantinya akan tumbuh akar, daun, hingga bunga baru. Sayangnya, daya tahannya tak sebaik Adenium dari biji dan tidak berbonggol. Adenium dari stek seperti ini akan cocok jika digunakan sebagai indukan nantinya. Nah, untuk lebih jelasnya, kami akan coba membahas lebih detil mengenai bagaimana cara menanam Adenium dengan mudah, agar nanti kamu bisa mempraktekannya langsung di rumah. Yuk simak artikel ini sampai selesai… Cara Menanam Adenium dari Biji1. Mendapatkan Benih Adenium2. Proses Menanam Benih Adenium3. Penempatan dan Penyiraman Benih Adenium Cara Menanam Adenium dari Biji Sumber Pinterest Untuk menanam Adenium dari biji, setidaknya kamu memerlukan biji Adenium, media tanam steril, dan pot sebagai wadah penyemaian. Perlengkapan yang dibutuhkan sangat sederhana bukan? Terkecuali biji yang mungkin agak sulit didapatkan. 1. Mendapatkan Benih Adenium Kamu perlu sedikit bersabar untuk memperoleh bijinya, jika ingin langsung mengambilnya dari Adenium indukan yang sudah ada. Biji Adenium bisa didapat dari buahnya yang menyerupai tanduk berwarna kecokelatan. Jika mulai menua, buah perlu diikat atau dibungkus dengan plastik. Alasannya, buah tersebut akan pecah begitu matang. Sedangkan bijinya begitu ringan sehingga mudah terbang. Karena itulah buah perlu dikunci agar biji tidak hilang terbawa angin. Setelah buah matang, kamu bisa mengambil bijinya untuk ditanam. Kupas kulit buah, lalu ambil semua biji yang ada di dalamnya. Jangan lupa juga untuk membuang bulu halus yang menempel pada bijinya ya. 2. Proses Menanam Benih Adenium Setelah benih siap digunakan, kita bisa mulai menanamnya. Gunakan nampan, pot, atau wadah apapun yang bisa digunakan untuk penyemaian. Jangan lupa memperhatikan lubang untuk jalan keluarnya air saat penyiraman. Media tanam yang digunakan bisa berupa sekam bakar, pasir malang, atau cocopeat. Kamu bisa menggunakan salah satu atau campurannya. Ada hobbyist yang menyarankan 100% pasir malang halus, ada juga yang menyarankan sekam bakar campur cocopeat 1 1, dan sebagainya. Masukan media tersebut ke dalam wadah yang telah disiapkan. Letakan benih dengan posisi berbaring, tidak berdempetan, dan berada di dekat permukaan media. Kemudian tutup dengan media tanam lagi sekitar 1 sampai 2 cm dari tempat benih disimpan. 3. Penempatan dan Penyiraman Benih Adenium Kelembaban media tanam perlu dipertahankan. Jangan sampai terlalu banjir, dan jangan pula terlalu kering. Walaupun Adenium adalah tanaman gurun, benihnya tidak akan berkecambah jika media kekurangan air. Tutuplah wadah penyemaian agar kelembaban dan asupan cahayanya bisa terjaga, serta meminimalisir resiko biji yang ditanam terbang terbawa angin. Kamu bisa menggunakan pot dengan ukuran yang lebih besar untuk menutupnya, agar cahaya matahari dan sirkulasi udara bisa bergerak keluar masuk melalui lubang drainase pada pot penutup. Jika sudah selesai, maka hanya perlu rutin menyiramnya saja ketika media terlihat kering. Biasanya, Adenium akan mulai berkecambah dalam kurun waktu sekitar 1-2 minggu.
Uploaded byFeri Sipengki 0% found this document useful 0 votes197 views8 pagesOriginal TitleadeniumCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes197 views8 pagesAdeniumOriginal TitleadeniumUploaded byFeri Sipengki Full description
– Sebaiknya sebelum kalian akan melakukan proses penanaman pada jenis tanaman adenium, kalian perlu untuk memilih jenis media tanam yang cocok. Sebaiknya untuk media tanam yang di tentukan tidak bersifat lembab, karena bisa membuat tanaman adenium akan gampang terserang oleh penyakit dan hama. Media tanam yang di pakai serupa dengan media tanam yang di gunakan seperti biasanya, Akan tetapi sebaiknya media tanam buat tanaman adenium harus ditentukan sesuai dengan karakter tanaman adenium itu sendiri. Umumnya orang-orang sudah banyak sekali yang memakai media tanam seperti, pasir putih, sekam bakar, pupuk kandang dan zeloit. Semua jenis media tanam tersebut perlu di berikan dengan jumlah perbandingan yang sesuai. Usahakan untuk jenis media tanam adenium yang di pakai perlu dalam kondisi yang steril dan bersih. Jangan biarkan satu pun hama yang akan menempel pada media tanam adenium tersebut. Karena jika satu hama telah menempel, maka akan menyebar pada bagianseluruhnya. Oleh sebab itu untuk kalian yang ingin mengetahui Syarat khusus pada media tanam adenium, kamu dapat membaca ulasan ini sampai tuntas, karena ada banyak sekali, manfaat yang akan kamu dapatkan hal ini juga akan berguna untuk tanaman adenium kalian yang ada di rumah, langsung saja kita simak ulasan ini sampai tuntas. Syarat Khusus Pada Media Tanam Adenium1. Media Tanam Adenium2. Media Tanam Majemuk3. Penyemaian4. Menambahkan CocopeatMedia Tanam Yang Bagus Untuk Bunga AdeniumPosting terkait Syarat Khusus Pada Media Tanam Adenium. harus diterangkan syarat khusus pada media tanam adenium terangkanlah yang kamu ketahui tentang syarat khusus pada media tanam adenium ini, Jenis tanaman adenium ini memiliki 3 sifat tanaman adenium media tanam yang bagus untuk bunga adenium cara mengganti media tanam adenium. Adenium atau merupakan sebuah tanaman yang aslinya berasal dari gurun yang tandus, panas dan beriklim kering. Untuk itu apabila kalian ingin menanam bunga adenium, maka media tanam yang dipakai perlu disesuaikan dengan habitat aslinya. 1. Media Tanam Adenium Media tanam buat tanaman adenium perlu bersifat sangat porous dalam arti bisa mengalirkan air yang berlebihan secara optimal, tidak bersifat terlalu padat, sehingga adenium dapat tumbuh dengan lebih gampang dalam menghasilkan bonggol yang optimal. Media tanam yang sesuai buat adenium biasanya mempunyai derajat keasaman berkisar diangka 6 sampai 7 dengan Skala 1 sampai 12 Beberapa komponen media tanam yang dapat digunakan buat menanam tanaman adenium ialah pasir malang, sekam mentah, sekam bakar, cocopeat dan pupuk kandang. 2. Media Tanam Majemuk Biasanya pekebun dan hobiis lebih suka mencampur beberapa komponen media tanam buat memperoleh media tanam majemuk yang berkualitas, sesuai keadaan dan situasi di lingkungan mereka. Jarang sekali yang memakai media tanam tunggal, kecuali buat proses menyemai biji adenium. 3. Penyemaian Buat menyemai biji adenium, biasanya dipakai campuran pasir malang yang halus yang sudah disaring dan dicampur dengan sekam bakar dengan komposisi 1 1. Dapat juga menambahkan ¼ pada bagian pupuk kandang matang, buat memperkaya nutrisi media tanam adenium. 4. Menambahkan Cocopeat Beberapa pekebun akan menambahkan cocopeat sebagai bahan campuran media tanam adenium buat mencegah media tanam adenium menjadi terlalu kering. Karena bagaimana juga dalam penyemaian, diperlukan media tanam yang relatif lebih lembab dibandingkan dengan media tanam adenium yang dewasa. Sedangkan buat adenium remaja dan dewasa, biasanya tidak memakai campuran dari komponen media tanam yang terlalu banyak mengikat air seperti cocopeat ini. Media Tanam Yang Bagus Untuk Bunga Adenium Berikut ini adalah beberapa contoh komposisi media tanam adenium yang sering dipakai buat tanaman adenium adalah sebagai berikut ini Tahap Penyemaian Biji Sekam bakar 100 % Pasir malang halus Sekam bakar 1 1 Pasir malang halus Sekam bakar Pupuk kandang 1 1 ¼ Sekam bakar cocopeat Pupuk kandang 3 1 1 Adenium Remaja dan Dewasa Pasir malang Sekam bakar 1 1 Pasir malang Sekam bakar Pupuk kandang 1 1 ¼ Pasir malang Sekam bakar Sekam mentah 1 ½ ½ Sekam bakar Sekam mentah Pupuk Kandang 1 1 ½ Beberapa komposisi dengan campuran media tanam diatas adalah beberapa contoh yang suka digunakan. Dalam pemilihan komponen media tanam adenium, selain didasarkan pada keperluan untuk membuat media tanam adenium yang berkualitas, juga disesuaikan dengan tingkat ketersediaan komponen media tanam didaerah yang bersangkutan. Satu hal yang tidak kalah pentingnya di dalam pembuatan media tanam adenium adalah sterilitas media tanam adenium. Buat menjamin sterilitas media tanam adenium, maka media tanam adenium perlu dilakukan sterilisasi terlebih dahulu agar hasilnya akan optimal yang kalian dapatkan. Itulah yang dapat saya sampaikan terkait dengan pembahasan Syarat Khusus Pada Media Tanam Adenium dapat memberi manfaat bagi kalian semua. sehingga kalian dapat memahami dalam melakukan tindakan yang baik untuk tanaman kesayangan anda di rumah, Sekian dan terimakasih. Baca Juga Artikel Lainnya Jenis Bunga Adenium Cara Stek Bunga Adenium Cara Memotong Akar Adenium Teknik Membentuk Bunga Adenium Cara Menyilangkan Bunga Adenium Arabicum
Sering timbul pertanyaan media tanam apa yang cocok untuk adenium, sebuah pertanyaan yang sederhana tapi bisa membuat diskusi nya habis 2 gelas kopi,… he..he..he.. Pertanyaan ini muncul dari beberapa pecinta tanaman adenium setelah munculnya permasalahan seperti tanaman adeniumnya menjadi busuk, daun rontok,atau tidak mau bertambah besar. Setiap pecinta adenium memiliki komposisi tersendiri dan umumnya masing-masing memakai dasar bahan yang hampir sama, bahan yang digunakan adalah bahan media yang bersifat porous yang tidak mengikat air terlalu lama. Beberapa bahan dasar yang dapat digunakan adalah malang 2. Pasir bangunan 3. Sekam mentah 4. Sekam bakar 5. Cocopeat 6. Batu Apung 7. Pupuk kandang 8. Kompos Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga banyak pecinta adenium yang berkreasi mencampurkan bahan dasar tersebut menjadi media tanam yang cocok bagi adenium dan sesuai dengan kondisi lingkungan dan ketersediaan bahan dilokasi masing-masing. Pasir Malang Pasir malang adalah pasir yang berasal dari lava gunung berapi. Sifat pasir malang yang memiliki rongga-rongga halus membuat pasir malang menjadi ringan dan sangat porous. Pasir malang juga mampu “memegang” tanaman dengan baik, sehingga menjadi pilihan utama bagi pekebun dan hobiis tanaman yang menyukai iklim dan media tanam kering seperti Adenium, Euphorbia dan Sansevieria. Kelemahan dari pasir malang miskin unsur hara, dan tidak setiap daerah di Indonesia bisa memperoleh pasir malang, bahkan di kota saya sendiri,… hehehe,.. Pasir Bangunan Pasir bangunan adalah pasir yang digunakan untuk bahan bangunan, untuk dijadikan media adenium sebaiknya dipilih pasir yang butirannya kasar dan sebaiknya pasir dicuci terlebih dahulu untuk mengurangi unsur tanah pada pasir, sehingga pasir tidak mengikat air terlalu lama. Hampir sama dengan pasir malang, pasir bangunan miskin unsur hara, dan pasir bangunan umumnya bercampur dengan tanah, dan jika dipakai langsung tanpa dicuci akan membuat media menjadi padat Sekam mentah Sekam mentah adalah kulit biji padi Oryza sativa yang sudah digiling. Sekam mentah memiliki tingkat porositas yang baik. Sebagai media tanam, sekam berperan penting dalam perbaikan struktur tanah sehingga sistem aerasi dan drainase di media tanam menjadi lebih baik. Sekam padi digunakan sebagai media tanam karena sekam padi ringan mudah dipindah-pindahkan, daya simpan airnya cukup baik, tidak mampat, sehingga sirkulasi air dan udara berjalan baik. Kelemahan sekam mentah, pada kondisi lembab sekam mudah mengundang jamur untuk tumbuh, dan biasanya kutu akar root mealy bug sering bersarang pada media sekam mentah yang lembab. Sekam Bakar Sekam Bakar merupakan hasil dari pembakaran sekam yang tidak habis atau hancur menjadi abu setengah matang. Penggunaan sekam bakar untuk media tanam tidak perlu disterilisasi lagi karena mikroba patogen telah mati selama proses pembakaran. Selain itu, sekam bakar juga memiliki kandungan karbon C yang tinggi sehingga membuat media tanam ini menjadi gembur, Namun, sekam bakar cenderung mudah lapuk. Cocopeat Cocopeat terbuat dari sabun kelapa yang telah diolah menjadi butiran-butiran halus. Cocopeat juga sangat baik dalam menyerap dan mengikat air. Hanya saja pada cocopeat terdapat zat tanin yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Untuk itu, diperlukan waktu sampai 6 bulan untuk menghilangkan senyawa-senyawa kimia yang tidak baik tersebut. Batu apung Batu apung ialah istilah tekstural untuk batuan vulkanik yang merupakan lava berbuih terpadatkan yang tersusun atas piroklastik kaca yang amat mikrovesikular dengan dinding batuan beku gunung berapi ekstrusif yang bergelembung, sifat batu apung mirip denganpasir malang. Pupuk Kandang Pupuk kandang ialah olahan kotoran hewan, biasanya ternak, yang diberikan pada lahan pertanian untuk memperbaiki kesuburan dan struktur tanah. Pupuk kandang adalah pupuk organik, sebagaimana kompos dan pupuk hijau. Selain menjadi salah satu dari masukan dalam bercocok tanam, pupuk kandang merupakan bahan baku bagi berbagai resep pupuk organik cair. Zat hara yang dikandung pupuk kandang tergantung dari sumber kotoran bahan bakunya. Pupuk kandang ternak besar kaya akan nitrogen, dan mineral logam, seperti magnesium, kalium, dan kalsium. Pupuk kandang ayam memiliki kandungan fosfor lebih tinggi. Namun demikian, manfaat utama pupuk kandang adalah mempertahankan struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik. Kompos Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik Modifikasi dari Crawford, 2003. Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, pengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan. Kompos berasal dari bahan organik sampah yang diuraikan oleh mikroba. Sering memakai kompos berarti bisa membantu permasalahan sampah walaupun kontribusinya belum besar,.. hahahahaha,… Okay setelah kita ketahui bahan dasarnya tinggal mengatur komposisi media yang cocok untuk adeniumnya, ini semua tergantung pada ketersediaan bahan dan iklim lingkungan sekitar. Jangan dipaksain ada yeee,… hahahahaha,… Beberapa contoh bentuk komposisi media adenium yang digunakan Komposisi 1 terdiri dari pasir malang, sekam bakar, sekam mentah, pupuk kandang dengan perbandingan 1111. Komposisi 2 terdiri dari pasir bangunan, sekam bakar, sekam mentah, pupuk kandang dengan perbandingan 1111. Komposisi 3 terdiri dari pasir malang atau batu apung, sekam bakar, pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 221 Dan masih banyak lagi bentuk komposisi media adenium, yang terpenting adalah pourous dan tidak mengikat air terlalu lama, inget adenium nggak suka media terlalu lama menahan air dan adenium menyukai media yang berongga. Penggunaan media pada adenium dapat digabungkan dengan beberapa bahan, mulai dari pasir malang, pasir bangunan, sekam baik yang mentah atau yang bakar, cocopeat, arang, kompos dan pupuk kandang. Pada prinsipnya masing-masing ademania memiliki ramuan tersendiri, dan disesuaikan dengan ketersediaan dan kondisi alam masing-masing. Ramuan komposisi media apapun bentuknya harus mengacu pada syarat utamanya, “POROUS”. Ini disebabkan karakter adenium yang tidak suka media yang lama menyimpan air. Perlu diingat bahwa adenium adalah tanaman gurun yang biasa hidup di daerah yang kekurangan air. Setiap bahan media memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing, tergantung bagaimana ademania menggabungkannya dan membuat komposisi. Seperti contoh sekam mentah memiliki kadar silikat yang tinggi yang baik untuk perkembangan jaringan pada adenium, namun memiliki kelemahan menahan air lebih lama dari sekam bakar.. Cocopeat memiliki kelebihan membuat media lebih pouros karena teksturnya yang agak kasar, namun memiliki kelemahan menahan air lebih lama dan juga mengandung tanin yang membuat unsur penyerapan hara oleh adenium jadi lambat. Jadi penggunaan media sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, ketersediaan dan kondisi lingkungan, yang penting syaratnya MEDIA HARUS POROUS Selamat berkebun ,aduk-aduk media, dan tangan jadi kotor, karena kotor itu membuat kita paham artinya bersih,…. Hahahahaha,……. Kutipan diskusi pada grup Facebook Griya Adenium Padang yang membahas mengenai media shefu mohon pencerahan donk!! apa sih sebetulnya fungsi dari cocopeat/serbuk kelapa? sedangkan di negara kita menggunakan sekam,.. apakah sama fungsinya antara serbuk kelapa dgn sekam untuk menyimpan kandungan air? lalu bagaimana kalo serbuk kelapa diganti dgn sekam yg dihaluskan dedak ? terima kasih dan mohon pencerahannya Vq Darmawan Kalo menggunakan dedak media gak porus kayaknya mas Ardiant Hoshi Chan ouw,.. jdi kurg porous ya bang,.. Andi Ilyas Cocopeat/serbut kelapa mengandung unsur Kaliun K jadi selain media porous juga ada unsur hara K. Jonjovi sedikit tambahan Ardiant Hoshi Chan kalau untuk media adenium kayak nya kita tidak butuh cocopeat mas....karena fungsi nya untuk menyimpan air , sedangkan adenium justru harus poruos kalau pun digunakan jangan lebih 10 %.... Ardiant Hoshi Chan maksih ya abang Andi Ilyas yg sudah jauh-jauh datang dari bulukumba,.. Harry Leswara Cocopeat digunakan ademania thailand untuk menjaga kepourosan dan kelembaban media, ini disebabkan suhu yang panas dithai bisa mencapai diatas 40 derajat dan curah hujan yang rendah, jadi kalau dilihat dari beberapa kesimpulan pembahasan diatas dan sebelumnya, intinya sesuaikan dengan kondisi masing-2 , jika memakai cocopeat boleh saja, tapi pola penyiramannya diatur dengan jarak yg lebih lama, tapi saat musim hujan biasanya penggunaan cocopeat beresiko tinggi karena sifatnya menahan air. Ardiant Hoshi Chan ouw,.. jadi itu sebabnya org thai suka pake cocopeat,.. mungkin biar bisa menghemat air ya uda biar gak sering nyiram, hehehehehe Danil Jaya Saputra cocopeat juga mengandung tanin yang bisa menghambat pertumbuhan benih,,jadi kalau mau pakai rendam sehari semalam,, di tempat saya cocopeat di pakai sebagai campuran kotoran sapi untuk pupuk organik,, sebaiknya cocopeat tidak di pakai langsung,, nyimpen air kelamaan seperti kata uda,, Harry Leswara Mungkin juga menghemat air atau karena kondisi disana sangat panas kering, sehingga mereka memanfaatkan cocopeat, sehingga untuk seedlingannya tidak kehausan. Hihihi,..... Ardiant Hoshi Chan oww,.. iyah-iyah bang Danil Jaya Saputra baut sharingannya,.. kalo mau pake cocopeat gak terlalu bnyak ya,.. cukup 10 % Ardiant Hoshi Chan ho'oh,.. mungkin bir gak repot" nyiram hehehehe,.. oy tadi kata abang Andi Ilyas mengandung kalium,.. fungsi kalium itu sendiri sebetulnya untuk apa? Harry Leswara kalium biasanya untuk memperkuat akar dan batang, dan merangsang proses pembiakan bunga, kalau nggak salah,... Riza Chai Pake media yg tersedia aja mas Ardiant, gunakan yg sesuai dgn kondisi cuaca didaerah sampeyan... Kata shefu Hergob hoby jgn dibikin repot D\=D/º°˚˚°Âº≈½i½i½iº°˚˚°Âº≈º=\=D/..D\=D/º°˚˚°Âº≈½i½i½iº°˚˚°Âº≈º=\=D/ Heri Suhartono Putra Kita disini buat inovasi juga mas,, biar ditiru sama negara lain dalam pembuatan media..... Danil Jaya Saputra iya mas heri,,saya juga suka praktek biar caranya asalan,, ,, cuma pasmal saya belum pernah soalnya nggak ada,,,hehe. Heri Suhartono Putra Sama aja kok mas... mau pasmal ato pasir sungai.... yg penting perawatannya.... Ardiant Hoshi Chan setuju shefu hergob biar semua tahu biar semua sama-sama belajar, terutama saya yg lagi eksperimen media Danil Jaya Saputra pakek perasaan aja ya mas,,, saya kalo pasir sungai biasanya saya cuci lagi,atau batu bata saya tumbuk agak kasar,,,tapi yang paling saya suka sebenernya arang batok yang sudah di proses jadi karbon aktif,, cuma sulit karena untuk eksport,,, Ardiant Hoshi Chan apa mengandung kalium juga pada arang batok? Danil Jaya Saputra hehehe kalo itu saya nggak tau"soalnya asal nemu/asal pakek"cuma karbon aktif bisa menyerap air dan menyimpan pupuk berlebih/di lepaskan saat tanaman butuh,, ,,, Heri Suhartono Putra Klo menurut ane dari pada pake batu bata mending pake arang aja mas... batu bata malah berlumut nantinya.... ya itu semua tergantung keyakinan kita buat media.... Danil Jaya Saputra wah iya juga ya mas HSP,,, areng cocok,, hehehe Ardiant Hoshi Chan oy saya inget pas bongkar adeb buat ganti pot yg lebh besar pada media terdapt hewan kecil-kecil putihnah itu apa ya bang? Harry Leswara Root melly bug,.. Danil Jaya Saputra artinya KUTU ya uda,, Fajri Farm mnurut saya ikut kata kang hery aja. manfaatkan apa yg ada.. kmpossekampasir, atau apa yg mudah/tersedia d lokasi, asal poros dan unsur hara tersedia. Danil Jaya Saputra ini bocoran dari taiwan,,,adenium lovers disana memakai batu apung yang di bikin kecil dan ternyata batu apung tersebut mereka import justru dari negeri kita Indonesia,, Fajri Farm setuju mas ardiant.. batok bekas sate kerang lebih bgus. krna mgandung unsur K lebih tinggi.. *Beberapa koment di delete, buat menghemat tempat,.. muup yaah,.. “lop yu all”
beberapa media yang dapat digunakan untuk penanaman adenium antara lain